Gulir ke bawah!
Nasional

Imbauan Korlantas Polri ke Pemudik : Balik Mudik Lebih Awal atau Tunda dan Pegawai WFH

17685
×

Imbauan Korlantas Polri ke Pemudik : Balik Mudik Lebih Awal atau Tunda dan Pegawai WFH

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2024 akan terjadi pada Minggu, 14 April, dan Senin, 15 April. Karena itu, pemudik yang hendak pulang diimbau melakukan perjalanan sebelum atau sesudah puncak arus balik.

“Mulai hari Minggu dan Senin (prediksi puncak arus mudik terjadi). Makanya kemarin Pak Menhub juga mengimbau untuk balik lebih awal. Mulai hari ini, besok, jangan tunggu puncak,” ujar Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, Jumat (12/4/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

Jika tak memungkinkan, Aan mengimbau para pegawai negeri ataupun swasta dapat menunda kembali ke wilayah Jabodetabek setelah puncak arus balik.

“Atau kami juga mengimbau menunda balik, setelah tanggal 17, 18, 19, tol juga memberi potongan harga di tanggal 17, 18, 19. Manfaatkan itu sehingga tidak semua di puncak arus,” ucap Aan.

Karena itu, Aan menyarankan kementerian, lembaga, hingga swasta dapat memberlakukan penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) kepada pegawainya. Tujuannya mengantisipasi kepadatan saat arus balik.

“Silakan mungkin kementerian, lembaga, swasta, yang mungkin bisa bekerja melalui rumah, work from home itu bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, sebelumnya mengusulkan penerapan kebijakan WFH bagi pekerja pekan depan. Hal itu, kata dia, guna mencegah kepadatan lalu lintas pada arus balik nantinya.

“Kita lagi mau usulkan ke Pak Presiden untuk work from home di hari Selasa-Rabu,” kata Budi Karya, dikutip Kamis (11/4).

Kendati begitu, Budi Karya menegaskan hal itu kesimpulan dari diskusi yang kemudian akan diusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia berharap usulan itu bisa disetujui.

“Ini baru diskusi ya, baru diusulkan, mudah-mudahan presiden setuju. Kalau itu berhasil (disetujui), berarti bisa kerja secara online dari tempatnya masing-masing,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.