Gulir ke bawah!
Ragam

Heboh Bukber di Masjid Istiqlal Sajikan Menu dari Produk Pro Israel

2751
×

Heboh Bukber di Masjid Istiqlal Sajikan Menu dari Produk Pro Israel

Sebarkan artikel ini
Wanda Hamidah.

Koma.id – Kegiatan acara buka bersama dengan sajian menu produk pro Israel yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, mendadak menjadi sorotan publik di media sosial.

Salah satu yang menyoroti kegiatan kegiatan tersebut tokoh publik, Wanda Hamidah.

Silakan gulirkan ke bawah

Melalui akun Instagram-nya, ia mengunggah ulang postingan story Instgram milik @raiyanim.

Wanda memprotes menu berbuka puasa yang disuguhkan secara gratis di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Pemilik akun tersebut memperlihatkan sebuah foto yang diambil ketika pembagian menu berbuka puasa di Masjid Istiqlal pada Rabu, 3 April 2024. Tampak sebuah brand makanan cepat saji yang diberikan oleh pihak masjid kepada para jemaah di sana.

“Mengapa @masjidistiqlal.official menerima dan memberi menu berbuka puasa dari product makanan yang @lppom_mui minta diboikot?” bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.

Dalam unggahan tersebut, Wanda Hamidah juga memperlihatkan dua foto makanan yang diterima oleh para jemaah Masjid Istiqlal yang berasal dari salah satu brand makanan besar.

Wanda Hamidah tidak ragu menyinggung akun Majelis Ulama Indonesia (MUI) di keterangan unggahan.

“178 hari kami tidak menyentuh @mcdonaldsid @pizzhut.indonesia @starbucksindonesia @starbucks dan teman-temannya,” sindir Wanda Hamidah.

“Semalam @masjidistoqlal.official @lppom_mui membagikan ini kepada jamaanya? @muipusat,” tambahnya seraya mengunggah foto berisikan makanan dari brand pro Israel tersebut.

Sontak saja, unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet yang menilai bahwa seharusnya Masjid Istiqlal tidak menyuguhkan makanan yang pro Israel. Sebab, Indonesia sendiri sejak dulu telah mendukung kemerdekaan Palestina.

“Astagfirullah terus yang menerima nggak mengingatkan kah? @baznasindonesia saja sudah tidak mau menerima donasi dari McD,” kata warganet.

“Iya gratis, sih, tapi apakah kalian tahu produk-produk itu itu nyumbang gratis? Ini salah satu strategi marketng mereka supaya candu,” timpal yang lain.

“Sebaiknya pihak panitia istiqlal menerima sumbangan makanan yang bukan produk Israel. Tolak aja sumbangan yang produk Israel,” ungkap warganet. 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.