Gulir ke bawah!
KeamananNasional

GMKI Apresiasi Kapolri & Bareskrim yang Bongkar TPPO Modus Ferienjob ke Jerman

131
×

GMKI Apresiasi Kapolri & Bareskrim yang Bongkar TPPO Modus Ferienjob ke Jerman

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memberi apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas pengungkapan kasus perdagangan orang modus ferienjob ke Jerman. Diketahui, korban kejahatan ini adalah mahasiswa yang hendak magang.

“Kita juga mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Bareskrim dalam membongkar kejahatan ini. GMKI, bersama organisasi-organisasi mahasiswa lainnya, siap memberikan dukungan penuh kepada Kapolri dan pihak berwenang dalam mengungkap kasus ini, dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan untuk korban,” ujar Ketua Umum GMKI Jefri Gultom dalam keterangan tertulis pada Selasa (26/3/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

Alumnus Universitas Indonesia (UI) ini mendorong pengusutan kasus ini hingga tuntas. Jefri khawatir terjadi praktik serupa di negara lain dengan memperdaya mahasiswa.

“Kasus ini bukan hanya merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, tetapi juga mengungkapkan potensi serius terjadinya praktik serupa di beberapa negara lainnya,” ucap Jefri.

“Kami mendesak agar pihak berwenang melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengungkap kebenaran di balik kasus ini. Kita tidak boleh membiarkan pelaku kejahatan semacam ini lepas dari hukuman,” imbuh Jefri.

Jefri menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dan organisasi mahasiswa untuk memastikan kasus ini tidak hanya ditangani secara hukum, tetapi juga dicegah agar tak terulang di kemudian hari.

“Kita harus memahami bahwa kasus ini mungkin hanya puncak gunung es. Kami meminta kerjasama internasional untuk mengidentifikasi dan menghentikan jaringan perdagangan manusia lintas negara,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyebutkan para mahasiswa yang diberangkatkan ke Jerman untuk magang atau ferienjob ternyata dipekerjakan secara ilegal.

Dia mengatakan para korban dieksploitasi. Kasus ini berawal dari informasi KBRI di Berlin soal adanya empat mahasiswa yang sedang ikut ferienjob.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.