Gulir ke bawah!
NasionalRagam

Proyek IKN Disoroti soal Masalah Lingkungan

3799
×

Proyek IKN Disoroti soal Masalah Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Koma.id- Pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN terus menjadi sorotan utama bagi sejumlah lembaga penelitian di Indonesia. Salah satu alasan utama adalah dampak deforestasi yang telah terjadi dan diperkirakan akan semakin parah seiring dengan progres pembangunan ibukota baru tersebut.

 

Silakan gulirkan ke bawah

Para peneliti khawatir bahwa perubahan iklim dan pemanasan global akan menjadi masalah yang lebih serius di Pulau Kalimantan, terutama di Provinsi Kalimantan Timur yang kini menjadi lokasi IKN Nusantara.

 

Peneliti Klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Erma Yulihastin,

mengungkapkan dalam kajiannya bahwa kekeringan ekstrem berpotensi melanda sebagian besar Pulau Kalimantan hingga tahun 2033.

 

Wilayah yang paling rentan terdampak adalah Provinsi Kalimantan Timur, yang saat ini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara. Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius akan kondisi lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di wilayah tersebut.

 

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, menyatakan bahwa sebagian besar hutan di Pulau Kalimantan telah habis dibabat, menyisakan daerah yang terkendala dan rusak di sepanjang daerah aliran sungai (DAS). Selain itu, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia juga mengeluarkan peringatan terkait penyusutan hutan di area yang menjadi tempat pembangunan IKN. Proyek ini diyakini akan semakin memperburuk deforestasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, di mana lokasi IKN berada.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.