Gulir ke bawah!
Nasional

Persiapan Lebaran 2024, Polisi Siap Amankan Rumah Warga yang Ditinggal Mudik

524
×

Persiapan Lebaran 2024, Polisi Siap Amankan Rumah Warga yang Ditinggal Mudik

Sebarkan artikel ini
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Kepolisian RI (Polri) Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Koma.id – Polri memastikan akan melakukan pengamanan saat periode mudik Lebaran 2024. Pengamanan dilakukan melalui Operasi Ketupat 2024 yang dimulai secara serentak pada 4 sampai 16 April mendatang.

“Tentunya apa yang telah dilakukan oleh Mabes Polri, bagian daripada kepala operasi pusat maupun kepala operasi daerah sampai Polda-Polda akan melakukan pengamanan-pengamanan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan Selasa (19/3/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

Salah satu pengamanan yang bakal dilakukan yakni menjaga rumah-rumah warga saat mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Tujuannya agar masyarakat yang mudik tidak khawatir meninggalkan rumah.

“Terkait rumah-rumah yang ditinggalkan maupun bencana alam, Polri tetap akan hadir (melakukan pengamanan) dalam Operasi Ketupat ini,” ungkapnya.

Kendati begitu, Trunoyudo mengatakan dalam operasi kemanusiaan ini pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Dia meminta dukungan dari seluruh stakeholder hingga masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat berjalan lancar.

“Harapannya selama ibadah Ramadan pada saat mudik, Idul Fitri, hingga arus balik dilaksanakan secara aman,” ucap dia.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat 2024 digelar selama 13 hari. Operasi tahunan ini digelar dalam rangka menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik Lebaran 2024 nantinya.

Polri belum merinci berapa jumlah personel yang akan diturunkan dalam Operasi Ketupat 2024. Namun telah disiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas. Skema pengaturan lalu lintas yang sudah disiapkan pihak kepolisian mulai dari one way, contra flow hingga ganjil-genap.

“Tujuannya untuk membatasi dan mengelola arus kendaraan. Pelaksanaan ganjil genap diawasi dengan e-TLE, baik statis maupun mobile, sehingga apabila ada pelanggar tidak akan diputar balik namun ditilang langsung melalui e-TLE,” tambahnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.