Gulir ke bawah!
Nasional

Kaukus Muda Indonesia Ragukan Kapolda Bakal Jadi Saksi di Sidang Sengketa Pilpres 2024

3668
×

Kaukus Muda Indonesia Ragukan Kapolda Bakal Jadi Saksi di Sidang Sengketa Pilpres 2024

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI) Edi Homaidi meragukan informasi terkait perkara Pemilu 2024 yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) akan menghadirkan seorang Kapolda sebagai saksi. Informasi ini disampaikan kubu pasangan calon (paslon) presiden dan wapres nomor urut 03, Ganjar-Mahfud.

“Saya meragukan informasi terkait perkara Pemilu 2024 di MK yang akan menghadirkan saksi seorang Kapolda sangat, sebagaimana telah disampaikan oleh Tim Ganjar-Mahfud,” ujar Edi Homaidi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (16/3/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

Keraguan Edi Homaidi ini sangat beralasan jika mendengar statemen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bahwa jajaran Polri akan bersikap netral dalam Pemilu 2024. Bahkan Kapolri pun mengeluarkan surat instruksi secara resmi untuk menjaga Polri agar tetap Netral.

“Seperti yang kita saksikan bersama, Pemilu 2024 berjalan dengan baik, lancar dan damai. Bahkan tidak terdengar kecurangan yang diduga melibatkan anggota Polri seperti yang terjadi seperti di Pemilu sebelumnya. Jadi, jangan Polri selalu dibilang tidak netral, padahal justru institusi lain indikasinya kuat sekali kalau berpihak dalam Pemilu 2024 ini,” tegas Edi Homaidi.

Merespons polemik Kapolda diklaim akan menjadi saksi dalam sidang MK, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tidak mempermasalahkan. Ia mengisyaratkan, seorang Kapolda bisa saja menjadi saksi, asal dengan syarat harus disertai bukti kecurangan tersebut.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, tengah menyiapkan saksi dan ahli untuk dihadirkan dalam sidang gugatan hasil Pilpres 2024 di MK. Menurut TPN Ganjar-Mahfud, para saksi dan ahli itu akan menyampaikan berbagai dugaan kecurangan pilpres.

“Kami juga punya saksi fakta yang akan kami hadirkan pada persidangan di MK nantinya, kami juga akan mengajukan sejumlah ahli untuk tampil di MK,” kata Ketua Tim Demokrasi Keadilan (TDK) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.