Gulir ke bawah!
Nasional

Bangun Kedewasaan Digital, Meutya Hafid : Pentingnya Bersama-sama Berkomitmen Pemilu Damai Tanpa Hoax

393
×

Bangun Kedewasaan Digital, Meutya Hafid : Pentingnya Bersama-sama Berkomitmen Pemilu Damai Tanpa Hoax

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Pemilu yang damai memerlukan komitmen bersama untuk menangkal penyebaran hoaks. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya hoaks dan memberikan edukasi tentang pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan, kita dapat mencegah penyebaran informasi palsu yang dapat mengganggu proses pemilihan.

Masyarakat diharapkan membangun kedewasaan digital dan bertindak secara bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi, sehingga kita dapat mewujudkan pemilu yang damai, adil, dan bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Silakan gulirkan ke bawah

Demikian kesimpulan dalam webinar Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo melalui Ditjen APTIKA bekerjasama dengan Komisi I DPR RI dengan tema “Wujudkan Pemilu Damai Tanpa Hoax”. di Grandhika Medan, Sumatera Utara, baru- baru ini

Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutya Hafid menjelaskan, dalam proses pemilu seringkali muncul berbagai isu hoaks dan disinformasi yang dapat mempengaruhi persepsi publik dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bersama-sama berkomitmen untuk mewujudkan pemilu yang damai tanpa hoaks”. ucapnya.

“Hoaks atau berita bohong merupakan ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas negara. Hoaks dapat menimbulkan kekacauan di masyarakat, menimbulkan polarisasi, dan mengganggu proses pemilu yang seharusnya bersih dan adil,” tambahnya.

Berkaitan dengan tema webinar tersebut, Sylvi Dhea Angesti selaku Influencer sekaligus Content Creator, menambahkan peran media dalam menyebarkan informasi yang akurat juga sangat penting.

“Media massa memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini publik, oleh karena itu mereka harus bertanggung jawab dalam menyajikan berita-berita yang benar dan tidak menyesatkan.” ujarnya.

“Namun yang paling penting adalah bagaimana kedewasaan diri kita menghindari dan menangkal berita hoax. Verifikasi terlebih dahulu berita yang diterima, jangan asal sharing sebelum di saring, dan biasanya berita hoax akan menggiring opini yang melebih-lebihkan, oleh karena itu jangan mudah terpancing.” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.