Gulir ke bawah!
NasionalRagam

Warga Ciputat Gerebek Rumah Terduga Dukun Santet, Ditemukan 2 Pucuk Senpi Ilegal

3144
×

Warga Ciputat Gerebek Rumah Terduga Dukun Santet, Ditemukan 2 Pucuk Senpi Ilegal

Sebarkan artikel ini

Koma.id, Jakarta – Warga di Jalan Haji Saleh kawasan Kelurahan Sawah Lama, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan aksi penggerebekan kediaman seorang pria berinisial H yang diduga melakukan praktik dukun santet.

Dilansir tvOnenews.com, terdapat informasi bahwa pelaku terduga praktik perdukunan itu justru tertangkap basah menyimpan dua pucuk senjata api (senpi) ilegal di dalam kediamannya.

Silakan gulirkan ke bawah

Dari informasi yang didapat yakni ada dua pucuk senpi ilegal berjenis revolver kaliber 3,8.

Tak hanya itu, terdapat pula 13 butir peluru aktif dan satu selongsong peluru dari kediaman terduga dukun santet yang digerebek warga tersebut.

Temuan dua pucuk senpi ilegal dari kediaman terduga pelaku praktik perdukunan itu dikonfirmasi oleh Agus selaku Ketua RW setempat.

“Punya (senpi) tadi sudah dibawa ke kantor polisi juga di Polsek,” kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (3/3/2024).

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas, belum memberikan konfirmasi apapun terkait penemuan senpi ini.

Diberitakan sebelumnya, aksi penggerebkan warga terhadap kediaman seorang pria yang diduga melakukan praktik perdukunan itu dikonfirmasikan oleh Agus selaku Ketua RW setempat.

Agus mengatakan aksi penggerebkan warga tersebut dilakukan pada Minggu (3/3/2024) sore hari.

“Iya betul penggerebekan (rumah terduga dukun santet),” kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (4/3/2024).

Agus menjelaskan dugaan warga semakin menguat terhadap pria tersebut melakukan praktik perdukunan itu.

Pasalnya, warga mendapati sejumlah foto tercetak dalam rumah pria tersebut dengan ukuran bervariasi.

Anehnya, foto-foto tersebut penuh bekas tusukan benda hingga coretan tinta warna merah.

“Itu foto-foto tahun 2016. Itu warga juga bingung, jadi foto yang ada di dia itu dari mana itu foto. Fotonya itu dicoret semua muka, tubuh dan ditusuk pakai paku, ada juga sudah berbekas tusukannya banyak banget,” katanya.

Saat dilakukan penggerebekan terduga pelaku praktik perdukunan mengakui aksinya yang menyimpan foto sejumlah warga dan menusuknya dengan paku.

“Terus buat pernyataan, Dia mengakui, terus suruh buat pernyataan bahwa tidak meresahkan masyarakat. Gitu,” ucap Agus.

“Makanya sama warga tadi disuruh di grebek di suruh buat pernyataan. Pernyataan bahwa dia tidak boleh melakukan lagi,” sambungnya.

Di sisi lain, warga setempat mengaku pelaku sehari-hari tak terlihat memiliki prilaku yang patut dicurigai.

Hanya saja, pelaku didapati menyimpan sejumlah foto lawas warga dengan penuh coretan dan bekas tusukan paku.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.