Gulir ke bawah!
PolitikRagam

ASN Ketahuan Palsukan Identitas Saat Nyaleg, Caleg PSI Ditetapkan Tersangka

2358
×

ASN Ketahuan Palsukan Identitas Saat Nyaleg, Caleg PSI Ditetapkan Tersangka

Sebarkan artikel ini

Koma.id | Sulsel – Seorang guru berstatus ASN di Tana Toraja, Sulawesi Selatan ketahuan palsukan identitas saat daftar menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Tana Toraja dapil 2 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Musa Lumalan Maglili memalsukan KTP Elektronik miliknya serta surat keterangan mengundurkan diri sebagai seorang guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mengkendek agar bisa lolos dalam tahap verifikasi pencalonan Pemilu 2024 di KPU.

Silakan gulirkan ke bawah

Pasalnya pada saat nyaleg ia masih seorang guru dan berstatus ASN aktif dan masih menerima gaji dari negara sebagai ASN.

“Salah satu Caleg PSI Tana Toraja bernama Musa Lumayan Maglili telah ditetapkan tersangka pelanggaran pemilu, tersangka terbukti telah melakukan pelanggaran pemilu yakni memalsukan identitas ASN-nya saat mendaftar sebagai caleg DPRD Tana Toraja melalui partai PSI pada mei 2023 lalu.” Ujar Ketua Bawaslu Tana Toraja Elis Bua Mangesa dalam jumpa persnya.

Ketua Bawaslu Tana Toraja Elis Bua Mangesa
Ketua Bawaslu Tana Toraja Elis Bua Mangesa

Dari hasil penelusuran yang dilakukan tim Gakkumdu Tana Toraja tersangka terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 520 tentang dokumen dan berdasarkan hasil putusan pengadilan negeri Makale pada 21 Februari 2024, Musa divonis 1 tahun 2 bulan dan denda 50 juta (subsider 4 bulan).

Bedasarkan Data Info Publik Pemilu 2024 KPU, https://pemilu2024.kpu.go.id, sementara Musa unggul dengan raihan 101 suara mengalahkan enam kader PSI lainnya di dapil tersebut.

Musa meraih suara tertinggi untuk PSI di dapil 2 Tana Toraja, yang meliputi Kecamatan Mengkendek dan Gandang Batu Sillanan.

Raihan suara Musa nantinya akan dialihkan untuk suara partai (PSI).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.